,

Persekutuan Pribadi dengan Tuhan

Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui. Yeremia 33:3.


Bagi beberapa dari anda yang membaca artikel ini, Allah sedang memberitahu anda, - 
“Lihat, Aku ingin meluangkan waktu untuk bersekutu denganmu,” -namun anda tidak mendengarNya.  
“Aku mencintaimu dan aku ingin berbicara dengan engkau, tetapi engkau tidak menghiraukan Aku dan melemparkan Aku di bawah karpetmu.“ 
“Engkau telah kehilangan kasihmu yang semula kepadaKu.”
Kita memperlakukan Allah seolah-olah Dia adalah orang tua menjengkelkan yang sering kita lihat di film-film.

Ketika anak-anak masih kecil mereka sering memanggil mama, papa atau ibu, ayah, namun ketika mereka tumbuh lebih tua dan menjadi remaja semua yang dilakukan orang tua mereka menjadi mengganggu mereka.
Pada awalnya anda begitu antusias akan Allah, namun kemudian Allah menjadi menjengkelkan. Biasanya anda giat berdoa dan biasanya waktu berdoa kepada Allah merupakan moment terbaik di setiap hari-hari anda; kini ketika Allah memanggil nama anda, anda langsung menjawab ketus,” Apa Tuhan?!” Allah dengan sabar berkata,”Aku ingin bersekutu dengan engkau.” Dan jawaban kita adalah,”Aku masih nonton TV, Tuhan, nanti ya!” atau “Aku sibuk, Tuhan. Tidak ada waktu buat berdoa-berdoa-an!”   
Anda kehilangan antusiasme yang pernah anda miliki terhadap Allah. Ingatkah anda hari-hari ketika anda sedang berdoa dan merasakan kehadiran Allah berada di sana? Apakah anda telah kehilangan kehadiran Tuhan dalam hidup anda?


Adakah hal lain yang telah mengambil alih waktu persekutuan pribadi anda dengan Allah? Mungkin televisi, media social Facebok atau Instagram, internet, dosa-dosa tertentu, pasangan anda, anak anda, teman anda, orang tua anda, pekerjaan, usaha anda, sekolah dan lain-lain. Bila Anda tidak menyediakan waktu bagi Allah, anda tidak hanya membunuh diri anda sendiri tetapi juga membunuh orang-orang lain.

Apakah anda menyadari dan menerima tanggung jawab ini atau tidak,  Allah telah menyelamatkan anda, sementara beberapa teman anda dan anggota keluarga anda masih kafir.
Anda bertanggung jawab untuk meratapi jiwa-jiwa yang masih terhilang di sekitar anda. Beberapa orang akan diselamatkan karena kehidupan doa anda. Allah ingin menunjukkan kemuliaan-Nya melalui anda, namun anda telah mengabaikan-Nya.
Tidak peduli apakah anda mampu menghafal seluruh isi Alkitab. Tidak peduli apakah anda seorang ahli teologia terbesar yang pernah ada. Jika anda tidak memiliki persekutuan pribadi dengan Allah maka anda ‘mati’. Tidak ada pengkhotbah efektif
tanpa memiliki kehidupan doa.

Saya pernah mengunjungi gereja-gereja di mana pendetanya tidak pernah berdoa dan anda dapat melihatnya karena semua orang di gereja itu ‘mati’. 

Begitu banyak hal-hal yang anda inginkan. Anda ingin anggota keluarga anda diselamatkan, anda ingin mengenal Tuhan lebih dalam, anda ingin Allah menyediakan keperluan anda, anda ingin Allah membantu anda untuk membereskan dosa tertentu, anda ingin Allah membuka jalan bagi anda untuk masuk lebih dalam di kerajaan-Nya, anda ingin Allah menyediakan  pasangan hidup bagi anda; tetapi anda tidak mendapatkan semuanya itu karena anda tidak meminta.

Bagaimana orang Kristen dapat lupa berdoa? Mungkin anda berdoa hari ini, lalu seminggu kemudian baru anda berdoa lagi. Ini harus diubah.  Anda harus sungguh-sungguh dan bertahan dalam doa yang intens dengan Tuhan setiap hari. Berdiamlah dan hentikanlah semua kebisingan! Menjauhlah dari segala sesuatu yang dapat mengalihkan hati dan focus anda dari Allah!
Mungkin anda hanya tahan berdoa selama 15 menit? Maka berdoalah 15 menit! Aturlah waktu berdoa harian anda, mungkin anda dapat meneladani komitmen Daniel dalam hal ini.

Berbicaralah kepada Allah ketika anda berada dimanapun, bahkan ketika di kamar mandi. Berbicaralah kepada-Nya seperti halnya Dia adalah teman terbaik anda. Dia tidak akan pernah menertawakan anda atau mempermalukan anda, justru Allah hanya akan menyemangati, menghibur, menginspirasi, memberikan panduan, memberikan kelegaan, memberikan teguran dan menolong anda.


Inilah beberapa kutipan tentang persekutuan pribadi dengan Allah:

 

Doa-doa kami mungkin terdengar canggung. Upaya kami mungkin lemah. Tetapi karena kuasa doa ada didalam Allah yang mendengar doa dan bukan didalam kami yang mengucapkannya, maka doa-doa kami membuat perbedaan. `Max Lucado.
 
"Jika Tuhan tidak menginginkan sesuatu untuk saya, saya juga tidak harus menginginkan hal itu. Menghabiskan waktu dalam doa dan renungan, agar lebih mengenal Allah, akan membantu menyelaraskan keinginan saya dengan kehendak Tuhan." Phillips Brooks 

"Kita dapat menjadi lelah, kecapaian dan bingung secara emosional, tetapi setelah menghabiskan waktu untuk bersekutu secara pribadi dengan Tuhan, kita menemukan bahwa Allah memberikan ke dalam diri kita energi, kekuatan dan tenaga."Charles Stanley 

"Jika seseorang  ingin dipakai oleh Allah, dia tidak bisa menghabiskan seluruh waktunya hanya dengan manusia." -A. W. Tozer 



Apa yang Alkitab katakan?


"...mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci..." Kisah Para Rasul 17:11.

Yeremia 2:32 Dapatkah seorang dara melupakan perhiasannya, atau seorang pengantin perempuan melupakan ikat pinggangnya? Tetapi umat-Ku melupakan Aku, sejak waktu yang tidak terbilang lamanya.  
Yesaya 1:18 Marilah, baiklah kita berperkara! --firman TUHAN--Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.
Yakobus 4:8 Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!
Yakobus 4:2-3 Kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya, lalu kamu membunuh; kamu iri hati, tetapi kamu tidak mencapai tujuanmu, lalu kamu bertengkar dan kamu berkelahi. Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa. Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.

Yesus selalu mencari waktu untuk berdoa. Apakah Anda lebih kuat dari Tuhan dan Juruselamat kita sehingga tidak perlu berdoa?
Matius 14:23 Dan setelah orang banyak itu disuruh-Nya pulang, Yesus naik ke atas bukit untuk berdoa seorang diri. Ketika hari sudah malam, Ia sendirian di situ.

Pentingnya doa! Yesus melakukan hal-hal luar biasa, tetapi murid-murid-Nya tidak meminta-Nya untuk mengajari mereka bagaimana melakukan mukjizat besar. Mereka meminta Tuhan mengajarkan mereka untuk berdoa.
Lukas 11:1 Pada suatu kali Yesus sedang berdoa di salah satu tempat. Ketika Ia berhenti berdoa, berkatalah seorang dari murid-murid-Nya kepada-Nya: "Tuhan, ajarlah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan Yohanes kepada murid-muridnya."  

Anda telah bertahan, anda telah berjalan tegak, anda telah melakukan banyak hal untuk Kerajaan Allah, namun anda telah kehilangan cinta dan antusiasme terhadap Allah sebagaimana dulu. "Engkau terlalu sibuk bagi-Ku hingga engkau tidak lagi memiliki persekutuan pribadi dengan-Ku." Sediakanlah waktu bagi Allah atau Allah akan menemukan cara agar anda dapat menyediakan waktu bersama-Nya.
Wahyu 2:2-5 Aku tahu segala pekerjaanmu: baik jerih payahmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa engkau tidak dapat sabar terhadap orang-orang jahat, bahwa engkau telah mencobai mereka yang menyebut dirinya rasul, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, bahwa engkau telah mendapati mereka pendusta. Dan engkau tetap sabar dan menderita oleh karena nama-Ku; dan engkau tidak mengenal lelah. Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula. Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat.

Kita harus berhenti mencoba melakukan hal-hal dengan kekuatan manusia. Kita harus mengandalkan kekuatan Tuhan. Diluar Tuhan kita tidak dapat berbuat apa-apa.
Mazmur 127:1 Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.
Yohanes 15:5 Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.

Hentikan segala kebisingan di sekitar Anda! Berdiamlah, tenanglah, dengarkan Tuhan, dan tempatkan fokus anda hanya kepada Tuhan
Mazmur 46:11 "Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah! Aku ditinggikan di antara bangsa-bangsa, ditinggikan di bumi!"
Mazmur 131:2 Sesungguhnya, aku telah menenangkan dan mendiamkan jiwaku; seperti anak yang disapih berbaring dekat ibunya, ya, seperti anak yang disapih jiwaku dalam diriku.
Filipi 4:7 Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.
Roma 8:6 Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.
Yesaya 26:3 Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya.

Sediakan waktu untuk memuji Tuhan kita. Katakan kepadaNya, “Tuhan, aku datang hanya untuk menaikkan ucapan syukur kepadaMu."
Mazmur 150:1-2 Haleluya! Pujilah Allah dalam tempat kudus-Nya! Pujilah Dia dalam cakrawala-Nya yang kuat! Pujilah Dia karena segala keperkasaan-Nya, pujilah Dia sesuai dengan kebesaran-Nya yang hebat!
Mazmur 117:1-2 Pujilah TUHAN, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa! Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya. Haleluya!

Berbicaralah dengan Tuhan tentang segala sesuatu ketika anda berada di rumah, saat mengemudi, di tempat kerja, di kamar mandi, saat memasak, saat berolahraga, dan lain-lain. Dia adalah Pendengar yang baik, Penolong yang maha besar, dan lebih baik dari sahabat terbaik manapun.
Mazmur 62:9 Percayalah kepada-Nya setiap waktu, hai umat, curahkanlah isi hatimu di hadapan-Nya; Allah ialah tempat perlindungan kita. Sela
1 Tawarikh 16:11 Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya.
Kolose 4:2 Bertekunlah dalam doa dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil mengucap syukur.
Efesus 6:18 dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus,

Menyediakan waktu dengan Tuhan dan mengenal Dia melalui / dalam firman-Nya.
Yosua 1:8  Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.
Mazmur 119:147-148 Pagi-pagi buta aku bangun dan berteriak minta tolong; aku berharap kepada firman-Mu. Aku bangun mendahului waktu jaga malam untuk merenungkan janji-Mu.

Melakukan kehendak Allah bagi hidup Anda selalu mengarah kepada waktu persekutuan pribadi dengan-Nya.
Amsal 16:3 Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu.
Matius 6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Bahaya dari tidak pernah menyediakan waktu bagi Allah. Bisa jadi ini pertanda bahwa anda belum sungguh-sungguh percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat anda. Percayalah dan terimalah Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat anda secara pribadi, sebelum terlambat! Jika tidak, tidak peduli anda melakukan kebaikan sebanyak apapun bahkan dengan memakai namaNya jika hal itu anda lakukan tanpa iman percaya yang sungguh-sungguh, maka jangan kaget apabila suatu hari ketika anda berada dihadapan tahta pengadilanNya, Allah akan mengatakan Aku tidak pernah mengenalmu. Engkau tidak pernah datang di hadapanKu. Enyahlah dari hadapanKu, Aku tidak mengenal engkau. 
Matius 7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"


Sumber : '25 Bible verses about spending time with God' oleh Fritz Chery untuk biblereasons.com
 
 

,

Kehidupan Doa Daniel

Memasuki tahun baru 2016 ini, Pesan Injil mengajak anda untuk bersama-sama melihat bagaimanakah situasi kehidupan doa anda selama ini. Mungkin sebagian besar kita telah mengetahui, bahwa doa bagaikan nafas rohani kita. Dapat dibayangkan apabila tubuh jasmani tidak bernafas, maka tubuh akan sesak dan akhirnya mati. Demikian pula halnya kerohanian kita, akan menjadi lesu, lemah dan kering. Doa adalah kebutuhan penting bagi orang percaya, untuk berbicara, bercakap-cakap dengan Allah Bapa yang kita kenal di dalam Yesus Kristus. Ingatlah kasih setiaNya, bahwa kita yang percaya telah diadopsi menjadi anak-anak Allah, maka tidak berdoa sama seperti seorang anak yang acuh tak acuh dan tidak menghiraukan ayahnya sendiri. Bukan Allah yang rugi jika kita tidak berdoa, namun kitalah yang rugi karena mensia-siakan kesempatan/kehormatan "berbicara secara dekat" dengan Bapa Surgawi.




"Menjadi seorang Kristen tanpa brdoa adalah tidak lebih daripada menjadi seorang yang hidup tanpa bernapas." -Martin Luther.  Image courtesy: www.spreadJesus.org


Kali ini mari kita melihat bersama bagaimana kehidupan doa seorang tokoh ternama di dalam Alkitab, yaitu Daniel, yang begitu mengagumkan dan perlu kita teladani di dalam kehidupan kita.


Ya, Daniel adalah salah satu pendoa ternama di dalam Alkitab. Sampai-sampai karena ketekunannya dalam berdoa, ia ditangkap dan dihukum. Kita dapat melihat kehidupan doanya dalam Daniel pasal 6 pada ayat kunci yaitu ayat ke 11 (dalam Alkita versi bahasa Inggris ayat 10).

Daniel 6:11 "Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya."

Garis bawahilah ayat ini! Tuliskanlah dengan huruf besar pada Alkitab anda, "Ayat kunci tentang Doa."


Pertanyaan-pertanyaan:


  • Jika anda ditangkap karena anda seorang yang tekun berdoa, akan adakah cukup bukti untuk menghukumanda
  • Perhatikan bahwa Daniel berdoa ketika berdoa telah dilarang dan telah dinyatakan melawan hukum. Menurut anda, mengapa Daniel terus melanjutkan kebiasaan berdoanya sehari-hari bahkan ketika ia mengetahui bahwa hal itu telah dilarang dan dengan terus berdoa berarti ia membahayakan dirinya? 
  • Apakah Anda memiliki kebiasaan berdoa setiap hari? 
  • Daniel berdoa di tempat yang tersembunyi  (dalam kamar atasnya), tetapi ia tidak merahasiakan diri bahwa ia adalah seorang yang berdoa. Semua orang mengetahui bahwa Daniel adalah seorang pendoa, bahkan musuh-musuhnyapun mengetahuinya. Apakah ada yang tahu bahwa anda adalah seorang pendoa?


Apakah karakteristik dari kehidupan doa Daniel? 


Semua dasar-dasar doa ada di satu ayat ini (ayat 11) yang menggambarkan kehidupan doa Daniel.

 
1. Daniel berkomitmen untuk berdoa. 
Bagaimana komitmen Daniel? Perhatikan bahwa setelah ia mengetahui bahwa hukum yang ditujukan untuk melarang orang berdoa kepada Tuhan ditandatangani dan diberlakukan, Daniel tetap melakukan kebiasaan berdoanya seperti yang biasa ia lakukan setiap hari. Daniel tidak menggelar protes untuk menentang larangan itu, melainkan terus berdoa. Dalam bukunya “Mendekati Allah” Steve Brown menuliskan, "... sebelum anda memulai kerja keras berdoa, anda harus membuat komitmen untuk berdoa, apapun yang terjadi, hingga doa menjadi bagian penting dari hidup anda ... Doa, jika seseorang ingin menjadi sukses dalam hal berdoa, maka orang itu harus menjadikan berdoa sebagai komitmen utama. "P.43,45.


2. Doa adalah ekspresi penyerahan dirinya akan ketergantungannya kepada Allah-Nya. 
Perhatikan bahwa dalam doanya Daniel mengatakan bahwa ia memuji Allahnya (ayat 11) dan bahwa ia membuat permohonan kepada Allah (ayat 12 "...Daniel sedang berdoa dan bermohon kepada Allahnya).
Daniel setia kepada Raja Darius. Tapi dia memiliki kesetiaan
yang lebih tinggi kepada Allah. Allah adalah pribadi dan ia mendengar doa umat-Nya. Karakteristik lain dari Allah yang mendengar doa dalam pasal ini. Allah adalah pribadi. Dia mendengar dan menjawab doa. Dia adalah Allah yang hidup (ayat 20). Dia mampu membebaskan umat-Nya (ayat 23). Dia kekal untuk selama-lamanya (ayat 27).Catatan - ayat 27 dengan jelas menyebut "Allahnya Daniel".


3. Daniel menyediakan waktu khusus untuk berdoa. Ada konsistensi dalam kehidupan doanya. 3 kali sehari. 
Lihat Mazmur 55: 17-18 "Tetapi aku berseru kepada Allah, dan TUHAN akan menyelamatkan aku.
  --Di waktu petang, pagi dan tengah hari aku cemas dan menangis; dan Ia mendengar suaraku."
Yesus mengajarkan bahwa kita harus selalu berdoa dan tidak menyerah (Lukas18:1 "Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu."). Paulus mengatakan bahwa kita harus berdoa tanpa henti (1 Tesalonika 5:17"Tetaplah berdoa.").


4. Daniel berdoa dengan ucapan syukur. 
Lihat Filipi 4: 6-7 "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.", 1 Tesalonika 5:16-18 Bersukacitalah senantiasa. Tetaplah berdoa. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.


5. Daniel memiliki tempat khusus untuk berdoa. 
Mengapa Daniel berdoa menghadap ke arah Yerusalem? 1Raja-raja 8:1-45 "Pada waktu itu raja Salomo menyuruh para tua-tua Israel dan semua kepala suku, yakni para pemimpin puak orang Israel, berkumpul di hadapannya di Yerusalem, untuk mengangkut tabut perjanjian TUHAN dari kota Daud, yaitu Sion. Maka pada hari raya di bulan Etanim, yakni bulan ketujuh, berkumpullah di hadapan raja Salomo semua orang Israel. Setelah semua tua-tua Israel datang, maka imam-imam mengangkat tabut itu. Mereka mengangkut tabut TUHAN dan Kemah Pertemuan dan segala barang kudus yang ada dalam kemah itu; semuanya itu diangkut oleh imam-imam dan orang-orang Lewi. Tetapi raja Salomo dan segenap umat Israel yang sudah berkumpul di hadapannya, berdiri bersama-sama dengan dia di depan tabut itu, dan mempersembahkan kambing domba dan lembu sapi yang tidak terhitung dan tidak terbilang banyaknya. Kemudian imam-imam membawa tabut perjanjian TUHAN itu ke tempatnya, di ruang belakang rumah itu, di tempat maha kudus, tepat di bawah sayap kerub-kerub; sebab kerub-kerub itu mengembangkan kedua sayapnya di atas tempat tabut itu, sehingga kerub-kerub itu menudungi tabut serta kayu-kayu pengusungnya dari atas. Kayu-kayu pengusung itu demikian panjangnya, sehingga ujungnya kelihatan dari tempat kudus, yang di depan ruang belakang itu, tetapi tidak kelihatan dari luar; dan di situlah tempatnya sampai hari ini. Dalam tabut itu tidak ada apa-apa selain dari kedua loh batu yang diletakkan Musa ke dalamnya di gunung Horeb, yakni loh-loh batu bertuliskan perjanjian yang diadakan TUHAN dengan orang Israel pada waktu perjalanan mereka keluar dari tanah Mesir. Ketika imam-imam keluar dari tempat kudus, datanglah awan memenuhi rumah TUHAN, sehingga imam-imam tidak tahan berdiri untuk menyelenggarakan kebaktian oleh karena awan itu, sebab kemuliaan TUHAN memenuhi rumah TUHAN.
Pada waktu itu berkatalah Salomo: "TUHAN telah menetapkan matahari di langit, tetapi Ia memutuskan untuk diam dalam kekelaman.
Sekarang, aku telah mendirikan rumah kediaman bagi-Mu, tempat Engkau menetap selama-lamanya."
Kemudian berpalinglah raja lalu memberkati seluruh jemaah Israel, sedang segenap jemaah Israel berdiri. Ia berkata: "Terpujilah TUHAN, Allah Israel, yang telah menyelesaikan dengan tangan-Nya apa yang difirmankan-Nya dengan mulut-Nya kepada Daud, ayahku, demikian: Sejak Aku membawa umat-Ku Israel keluar dari Mesir, tidak ada kota yang Kupilih di antara segala suku Israel untuk mendirikan rumah di sana sebagai tempat kediaman nama-Ku, tetapi Aku telah memilih Daud untuk berkuasa atas umat-Ku Israel."  Lalu raja melanjutkan: "Ketika Daud, ayahku bermaksud mendirikan rumah untuk nama TUHAN, Allah Israel, berfirmanlah TUHAN kepadanya: Engkau bermaksud mendirikan rumah untuk nama-Ku, dan maksudmu itu memanglah baik; hanya, bukanlah engkau yang akan mendirikan rumah itu, melainkan anak kandungmu yang akan lahir kelak, dialah yang akan mendirikan rumah itu untuk nama-Ku. Jadi TUHAN telah menepati janji yang telah diucapkan-Nya; aku telah bangkit menggantikan Daud, ayahku, dan telah duduk di atas takhta kerajaan Israel, seperti yang difirmankan TUHAN: aku telah mendirikan rumah ini untuk nama TUHAN, Allah Israel, dan telah menyediakan di sana tempat untuk tabut, yang memuat perjanjian yang telah diadakan TUHAN dengan nenek moyang kita, ketika mereka dibawa-Nya keluar dari tanah Mesir."
Kemudian berdirilah Salomo di depan mezbah TUHAN di hadapan segenap jemaah Israel, ditadahkannyalah tangannya ke langit, lalu berkata: "Ya TUHAN, Allah Israel! Tidak ada Allah seperti Engkau di langit di atas dan di bumi di bawah; Engkau yang memelihara perjanjian dan kasih setia kepada hamba-hamba-Mu yang dengan segenap hatinya hidup di hadapan-Mu; Engkau yang tetap berpegang pada janji-Mu terhadap hamba-Mu Daud, ayahku, dan yang telah menggenapi dengan tangan-Mu apa yang Kaufirmankan dengan mulut-Mu, seperti yang terjadi pada hari ini. Maka sekarang, ya TUHAN, Allah Israel, peliharalah apa yang Kaujanjikan kepada hamba-Mu Daud, ayahku, dengan berkata: Keturunanmu takkan terputus di hadapan-Ku dan tetap akan duduk di atas takhta kerajaan Israel, asal anak-anakmu tetap hidup di hadapan-Ku sama seperti engkau hidup di hadapan-Ku. Maka sekarang, ya Allah Israel, biarlah kiranya menjadi nyata keteguhan janji yang telah Kauucapkan kepada hamba-Mu Daud, ayahku.
Tetapi benarkah Allah hendak diam di atas bumi? Sesungguhnya langit, bahkan langit yang mengatasi segala langitpun tidak dapat memuat Engkau, terlebih lagi rumah yang kudirikan ini. Maka berpalinglah kepada doa dan permohonan hamba-Mu ini, ya TUHAN Allahku, dengarkanlah seruan dan doa yang hamba-Mu panjatkan di hadapan-Mu pada hari ini! Kiranya mata-Mu terbuka terhadap rumah ini, siang dan malam, terhadap tempat yang Kaukatakan: nama-Ku akan tinggal di sana; dengarkanlah doa yang hamba-Mu panjatkan di tempat ini. Dan dengarkanlah permohonan hamba-Mu dan umat-Mu Israel yang mereka panjatkan di tempat ini; bahwa Engkau juga yang mendengarnya di tempat kediaman-Mu di sorga; dan apabila Engkau mendengarnya, maka Engkau akan mengampuni.
Jika seseorang telah berdosa kepada temannya, lalu diwajibkan mengangkat sumpah dengan mengutuk dirinya, dan dia datang bersumpah ke depan mezbah-Mu di dalam rumah ini, maka Engkaupun kiranya mendengarkannya di sorga dan bertindak serta mengadili hamba-hamba-Mu, yakni menyatakan bersalah orang yang bersalah dengan menanggungkan perbuatannya kepada orang itu sendiri, tetapi menyatakan benar orang yang benar dengan memberi pembalasan kepadanya yang sesuai dengan kebenarannya.
Apabila umat-Mu Israel terpukul kalah oleh musuhnya karena mereka berdosa kepada-Mu, kemudian mereka berbalik kepada-Mu dan mengakui nama-Mu, dan mereka berdoa dan memohon kepada-Mu di rumah ini, maka Engkaupun kiranya mendengarkannya di sorga dan mengampuni dosa umat-Mu Israel dan mengembalikan mereka ke tanah yang telah Kauberikan kepada nenek moyang mereka.
Apabila langit tertutup, sehingga tidak ada hujan, sebab mereka berdosa kepada-Mu, lalu mereka berdoa di tempat ini dan mengakui nama-Mu dan mereka berbalik dari dosanya, sebab Engkau telah menindas mereka, maka Engkaupun kiranya mendengarkannya di sorga dan mengampuni dosa hamba-hamba-Mu, umat-Mu Israel, --karena Engkaulah yang menunjukkan kepada mereka jalan yang baik yang harus mereka ikuti--dan Engkau kiranya memberikan hujan kepada tanah-Mu yang telah Kauberikan kepada umat-Mu menjadi milik pusaka.
Apabila di negeri ini ada kelaparan, apabila ada penyakit sampar, hama dan penyakit gandum, belalang, atau belalang pelahap, apabila musuh menyesakkan mereka di salah satu kota mereka, apabila ada tulah atau penyakit apapun, lalu seseorang atau segenap umat-Mu Israel ini memanjatkan doa dan permohonan di rumah ini dengan menadahkan tangannya--karena mereka masing-masing mengenal apa yang merisaukan hatinya sendiri-- maka Engkaupun kiranya mendengarkannya di sorga, tempat kediaman-Mu yang tetap, dan Engkau kiranya mengampuni, bertindak, dan membalaskan kepada setiap orang sesuai dengan segala kelakuannya, karena engkau mengenal hatinya--sebab Engkau sajalah yang mengenal hati semua anak manusia, -- supaya mereka takut akan Engkau selama mereka hidup di atas tanah yang telah Kauberikan kepada nenek moyang kami.
Juga apabila seorang asing, yang tidak termasuk umat-Mu Israel, datang dari negeri jauh oleh karena nama-Mu, -- sebab orang akan mendengar tentang nama-Mu yang besar dan tentang tangan-Mu yang kuat dan lengan-Mu yang teracung--dan ia datang berdoa di rumah ini, maka Engkaupun kiranya mendengarkannya di sorga, tempat kediaman-Mu yang tetap, dan Engkau kiranya bertindak sesuai dengan segala yang diserukan kepada-Mu oleh orang asing itu, supaya segala bangsa di bumi mengenal nama-Mu, sehingga mereka takut akan Engkau sama seperti umat-Mu Israel dan sehingga mereka tahu, bahwa nama-Mu telah diserukan atas rumah yang telah kudirikan ini.
Apabila umat-Mu keluar untuk berperang melawan musuhnya, ke arah manapun Engkau menyuruh mereka, dan apabila mereka berdoa kepada TUHAN dengan berkiblat ke kota yang telah Kaupilih dan ke rumah yang telah kudirikan bagi nama-Mu, maka Engkau kiranya mendengarkan di sorga doa dan permohonan mereka dan Engkau kiranya memberikan keadilan kepada mereka."

Mari kita perhatikan pula Matius 6:5-7 "Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan."

Apakah Anda memiliki tempat untuk berdoa? Dimanakah itu?


6. Daniel berlutut saat ia berdoa. Mengapa Anda pikir dia berlutut untuk berdoa? 
Yang penting adalah bukan posisi tubuh, tetapi sikap hati kita di hadapan Allah. 1 Samuel 16:7b " ...
Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati."


Bagaimana dengan kehidupan doa anda?  Jika anda belum berkomitmen untuk berdoa, marilah kita meneladani sikap taat dan berserah Daniel kepada Allah dengan tekun berdoa dalam segala keadaan.



Sumber : Daniel's Prayer Life_ Daniel 6:10 oleh Wesley Eader untuk SermonCentral.com